|

Belakangan ini Gio - 4 th sedang senang-senangnya menggambar
apa saja, kapan saja, dimana saja. Tengah ia bermain, mandi, nonton,
bangun tidur, ketika mau tidur, di mobil, di kantor
"Ma,
Gio mau gambar
". Biasanya saya akan langsung menyodorkan
kertas dan spidol yang memang selalu ready stock, dan dia langsung
menggambar dengan asyik. Kadang ditengah-tengah proses ia menyempatkan
diri untuk bercerita tentang gambarnya
dan bila terus dirangsang
dengan pertanyaan atau dibukakan kemungkinan lain, ia menjadi lebih
semangat lagi
Ia menyambung lagi kertas gambarnya hingga ia
mempunyai ruang lebih luas, menempel benda-benda menjadi kolase,
bahkan menggunting gambarnya yang sudah jadi menjadi kepingan-kepingan
dan kemudian ditempelkannya kembali menjadi sesuatu yg baru. Suatu
proses yang sangat mempesona dan mengagumkan.

Karyanya tidak pernah salah
kalaupun ia merasa ada yang
kurang, yang ia butuhkan hanya kepekaan kita untuk mengatakan dengan
sungguh bahwa it's alright to draw in a different way. Tak
semua harus sama dengan aslinya. Atau sedikit clue untuk
memperbaiki apa yang ia masih rasa kurang

Ia tahu kapan harus berhenti. Kalau ia rasa memang sudah selesai
ya sudah selesai, bagaimanapun hasilnya. Kadang idealisme kita mengatakan
: Wah masih banyak yang bisa ditambah, atau diselesaikan atau malah
kadang dirasa too much. Tapi untuknya, dari karya ke karya adalah
proses. Ia tidak mencari hasil akhir, itu ga penting. Yang
penting untuknya mungkin keasyikan dia saat menjalani prosesnya
: menemukan bentuk-bentuk baru yang punya makna baru atau sekedar
bentuk baru yang bernilai estetis baginya
Ia tidak terlalu
peduli pada gambar yang sudah selesai, tapi ia selalu ribut dan
panik bila adiknya datang menghampiri saat ia sedang menggambar,
takut diganggu

Satu kali ia memperlihatkan gambarnya kepada saya
: gambar monster, tema favoritnya. Digambar di atas kertas bekas
yang sudah mulai menguning
Dan saya sungguh terkejut!!
bagi
saya gambar itu bagai sebuah masterpiece yang seolah menunjukkan
titik tertinggi kemampuannya. Sangat kaya akan bentuk dan cerita
Tapi kemudian, saat ia bermain bersama ayah dan adiknya, dengan
enteng ia mengambil gambar tsb, meremasnya menjadi bulatan bola
dan melempar-lemparkan seperti layaknya remasan koran bekas
Hampir menangis saya melihatnya. Dan ketika saya bilang : "Gio,
kok gambar bagusnya dikucelin
?" Tanpa beban ia menjawab
: "Ga pa-pa Ma, nanti Gio bikinin lagi ya
" It's
no big deal
, dan nyatanya ia memang terus menghasilkan
karya-karya yang kerap mengejutkan. Karya-karyanya tidak pernah
sama, dan terus bercerita tentang imajinasinya yang terus berkembang,
tentang logikanya, tentang wawasan barunya, tentang memorinya terhadap
satu benda atau satu event, tentang pemahamannya terhadap alam semesta,
tentang keindahan, tentang kemungkinan yang tidak terbatas

Proses kreatif adalah satu proses yang cukup kompleks.
Melibatkan berbagai hal seperti emosi, memori, cara berpikir, wawasan,
kemampuan teknis/motorik dll. Selayaknya sebuah proses, untuk
bisa mencapai hasil akhir diperlukan waktu dan rentang konsentrasi
yang berkait erat dengan tingkat ketertarikan. Pada anak, secara
khusus diperlukan dorongan, bimbingan dan rangsangan, dan yang terutama
mungkin adalah penghargaan yang tulus.

Diperlukan sudut pandang melalui kacamata anak untuk dapat menghargai
karya-karya mereka
Mungkin karena kacamata dewasa kita
sudah terlalu banyak melihat dan mengenal bentuk-bentuk yang sempurna
adanya. Atau mungkin juga kita sudah banyak mengalami keracunan,
terjebak dan hanyut di sistem yang mengharuskan kita untuk membuat
segala sesuatu dengan cara yang sama, dengan warna yang sesuai dengan
aslinya, dengan hasil akhir yang serupa satu sama lain

Sangat susah bagi kita untuk dapat memposisikan diri seperti seorang
anak yang baru belajar memegang alat gambar
, merasakan bagaimana
sulitnya mengontrol spidol dengan jari-jari mungilnya untuk sekedar
membuat coretan, sampai kemudian mampu membuat goresan-goresan yang
unik dan punya makna. Merasakan bagaimana melihat berbagai keragaman
dan keindahan warna sebagai hal baru yang sangat menarik untuk disapukan
pada gambar apapun

Hal terakhir yang mereka butuhkan adalah orang yang mengatakan
ini harus begini dan itu harus begitu
Hasil karya mereka adalah
hasil usaha mereka, betapapun sederhananya itu
Bila kita mampu
melihatnya dengan kacamata anak-anak, kita akan mampu memberi mereka
pujian tulus seperti halnya bila mereka mengagumi karya teman-temannya
sendiri. Pujian yang jelas dan spesifik membuat mereka tahu apa
yang membuat dan mengapa karya mereka dikatakan bagus, detail mana
yang membuatnya unik, paduan warna mana yang menarik, bentuk-bentuk
yang kaya, cerita di balik gambar, dll. Penghargaan dan pujian
yang tulus bagi mereka adalah merupakan pembenaran / pengukuhan
atas apa yang telah mereka pelajari dan praktekkan. Bahwa mereka
bisa, dan pasti bisa untuk terus dan terus berkarya.
Innocentia Ine | Desember 2004
|